Burung Alap-alap | Habitat, Karakteristik dan Jenis

burung alap-alap

Secara umum, burung-burung yang biasa kita jumpai di sawah ataupun ladang kerap menjadi hama pengganggu petani. Akan tetapi tidak demikian dengan burung alap-alap.

Alap-alap termasuk burung dengan karakteristik unik yang habitat nya saat ini begitu sulit ditemukan.

Burung ini sangat mirip dengan elang maupun rajawali. Berdasarkan klasifikasi burung ini familinya sama dengan elang. Tapi meskipun begitu antara alap-alap dan elang memiliki perbedaan.

Burung alap-alap adalah hewan karnivora, yakni pemakan daging. Tapi biasanya di alam bebas alap-alap juga memakan serangga.

Sayap burung ini bentuknya kerucut dengan bentuk paruh pendek dan melengkung. Mempunyai kaki kuat dengan kuku tajam yang berfungsi mencengkram mangsa.


Habitat Burung Alap-alap

Burung alap-alap tersebar di berbagai belahan dunia dengan beranekaragam jenis. Populasi yang paling banyak yaitu benua asia, makanya di Indonesia terdapat burung ini.

Alap-alap biasa tinggal pada daerah dengan ketinggian 3000 meter di atas permukaan laut.

Habitat burung ini terbesar adalah di Asia, terutama di Indonesia. Mereka suka daerah berbatu atau lereng gunung dengan ketinggian 3.000 meter di atas permukaan laut.

Selain itu burung alap-alap sangat cepat beradaptasi di berbagai iklim. Burung alap-alap ini menjadi burung dengan kecepatan terbang paling cepat.


Jenis Burung Alap-alap

Burung alap-alap memiliki jenis yang beragam dan tersebar di berbagai wilayah. Berikut beberapa jenisnya:

1. Burung alap-alap capung

Alap-alap capung adalah burung yang berada di daratan Sumatera, Kalimantan dan Jawa. Memiliki ciri khas tubuh kecil apabila dibandingkan jenis lain. Bahkan kerap disebut burung pemangsa paling kecil di Dunia.

Kemudian warna bulu bagian belakang yang ditutupi dengan bulu hitam. Sementara di bagian perut terlihat agak kemerahan dengan warna dasar didominasi warna putih. Memiliki mata tajam berwarna cokelat.

2. Burung alap-alap kawah

Jika sobat pernah melihat pesawat perang amerika, itu dibuat berdasarkan pemikiran burung alap-alap. Terbukti bila burung yang satu ini yang paling cepat dengan kecepatan terbang hingga 320 Km. Bahkan lebih cepat dari hewan pelari tercepat yaitu Cheeta yang cuma 120 km per jam.

Ciri alap-alap kawah yaitu memiliki panjang tubuh sekitar 45 cm. Kemudian terdapat bintik-bintik gelap, garis hitam pada bagian depan. Mempunyai kaki dan cakar yang kuat dan tajam.

3. Burung alap-alap harimau 

Burung alap-alap harimau mempunyai ciri warna bulu abu-abu. Kemudian bulu bagian dada burung ini berwarna cokelat. Mempunyai mata bulat berwarna coklat serta memiliki lingkaran kuning di sekitarnya.

Kemudian mempunyai paruh runcing, besar dan melengkung dengan warna kuning seperti mata pisau. Burung ini begitu suka terjun dari atas batang pohon. Umumnya alap-alap harimau ditemukan di seluruh wilayah Indonesia,

4. Burung alap-alap sapi

Jenis alap-alap yang satu ini diberi nama sapi karena menjadi burung alap-alap satu-satunya memiliki bentuk kepala mahkota. Mempunyai warna dasar bulu cokelat dicampur dengan kuning, terdapat garis tergores dan bernoda pada bulu burung ini. Kemudian matanya simetris dan tajam nampak jelas di antara paruh melengkung.

Ini spesies karnivora yang hidup di pulau Jawa, Maluku, Sulawesi, Nusa Tenggara dan. Dia suka hidup di hutan dan tak jarang tinggal di area perkebunan. Burung alap-alap ini biasa memakan mamalia kecil, kadal, kelelawar dan burung yang lebih kecil.


Keunikan burung alap-alap

Bicara soal ciri khas burung ini, alap-alap ini tidak memiliki kecepatan terbang yang super cepat. Selain itu burung ini memiliki jarak penglihatan yang sangat baik, akurasi penglihatan alap-alap 2,6 kali lebih cepat dibandingkan manusia.

Selain itu kemampuan penglihatan burung alap-alap tidak dipengaruhi oleh gelap. Akibatnya dia bisa melihat mangsa dari jarak yang begitu jauh.

Burung alap-alap bisa mendapatkan mangsa dari berbagai sisi, baik di daratan ataupun di udara. Fisik burung ini dilengkapi dengan cakar kuat sehingga mampu mencengkram dengan baik hingga di bawa ke sarang.Burung ini cenderung menikmati makanan di sarang.

Akan tetapi di samping kelebihan itu burung alap-alap memiliki tingkat produktivitas yang lambat sehingga lama berkembangbiak. Maka dari itu saat ini populasi alap-alap sangat kecil dan hampir punah.

Penyebab dan Cara Mengatasi Burung Lumpuh

Nah itulah sedikit pembahasan mengenai burung alap-alap, habitat dan jenisnya. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menambah wawasan sobat penggemar burung.

LihatTutupKomentar
Cancel